Rabu, 09 November 2016

ANGKA 13

            Dahulu ada seorang mahasiswa yang lahirnya pada tanggal 13,dia anaknya misterius dia suka sendiri dan tidak ingin bergaul dengan siapa pun. Kata temen SMA nya dulu dia gak pernah seperti ini suka parno dan selalulu ngomong hal-hal yang aneh, dan biasanya dia bisa liat sesuatu yang ghaib. Namanya felix. Dia mati secara misterius. Banyak yang bilang kalau dia bunuh diri. Tetapi hal itu tidak mungkin karena tidak ada bekas dilehernya, mungkin setelah dibunuh dia digantungin di atas kampus kita ini. Dan pada tanggal 13 dia juga meninggal di ahri ulang tahunnya.

Icha: eh guys, kalian penasaran gak sama apa yang diceritaiin sama anak-anak dikelas tadi?

Happy: emang apa yang mereka ceritaiin?

Wahyu: yaelah eluu, mereka bilang dulu dikelas ini ada seoran mahasiswa yang misterius dan matinya juga misterius. Jadi kita disini mau ngebutiin gimana meninggalnya dia.

Andik: haha... begognya gak usah kali dicari dimana-mana tanya aja sama yang kenal sama dia.

Icha: oke pertama kita cari oran gyang dulunya jadi sahabat dia.

Rivo&rizki: emang kita carinya diaman cobak?

Icha:udha kita tanya aja sama senior disini

Mereka mencari senior yang kenal banget sama gabriela. Mereka keliing kesana kemari bertanya kepada semua orang. Mereka hanya menjawab mereka tidak tahu apa-apa dengan ekspresi yang takut. Tetapi, ada seorang laki-laki yang dulu pernah jadi sahabatnya nyampirin kami.

Dimas: hei kalian, kalau boleh tahu kalian lagi cari informasi tentang gabriela ya?

Happy: iya kak. Kakak siapa ya?

Dimas: ya udah ikut gua ke taman yok.

Mereka mengikuti dimas, dengan wajah penasaran.

Icha: jadi, kakak ini pernah jad temen dekatnya si gabriela itu ya kak?

Dimas: iya

wahyu: kalau boleh tau dia orangnya seperti apa sih kak?

Diamas: daia adalah orang yang periang,tidak pernah marah,sayang sama semua orang dan juga pintar.

Icha; jadi, kalau boleh tau juga nih kak, si gabriela itu meninggalnya karena apa sih kak?

Dimas: setelah dia lulus dari SMA dia bertingkah laku aneh, dia seperti suka parnoan,teriak-teriak pokoknya gitu deh.

Wahyu: terus matinya kenapa kak?

Dimas: kalau itu saya nggak tau, coba kalian cari tau sendir aja ya.

Dimas berlari dengan ketakutan. Mereka heran dengan dimas kenapa dia langsung lari dengan cepat.

Happy: ya udah kita pulang aja dulu yok soalnya udah mau sore nih.

Mereka pulang kerumah masing-masing. Happy dan icha satu kosan sedangkan yang juga dikosan. Kosan kami tidak jauh hanya dekat dengan kampus. Ketika happy dan icha memasuki kamar kosnya dia merasa aneh, karena ada sesuatu yang melintas dibelakang mereka.

Icha: eh, lu liat sesuatu gak?

Happy: apaan sih cha. Udah ah gak usah parnoan gitu kenapa?

Icha: hari ni kit makan apaan?

Happy: ehmm, mendingan kita supermaket aja

Icha: ke supermakrket? Ehmm pergi gak ya?

Happy: udah ayok pergi

Mereka pergi ke supermarket membeli beberapa makanan untuk mereka makan. Di tengah perjalanan mereka merasakan sesuatu yang aneh. Seperti ada seseoran yang mengikuti mereka. Mereka berjalan dengan hati yang gelisah. Mereka sangat ketakutan dan berlari sampai di minimarket.

Icha:eh lu tadi waktu kita kesini lu merasa aneh gak?

Happy: iya gua..nge..ngerasa kayak ada seseorang yang ngikutin kita dari belakang. Ihhh aneh rasanya.

Icha: udahlah jangan terlalu dipikirin. Mendingan kita beli makanan yang aja untuk makan nantik malam sama besok.

Mereka memimilih makanan di mimimarket tersebut,meeka membayarnya.

Happy: berapa mbak?

Mbak: (dengan wajah aneh dan pucat) rp 125.000 mbak

Happy: m..makasih ya mbak

Icha yang menunggu di luar seprti ketakutan tidak tahu kenapa. Mungkin dia meliha sesuatu lagi.

Happy: eh cha, lu kenapa?

Icha: ha? Eng..enggak kok gua nggak kenapa-kenapa. Mendingan kita pergi aja yok.

Mereka berlari lalu memmanggil taksi. Di dalam taksi mereka bertiga hanya diam. Sekitar 15 menit mereka sampai ke kosan mereka.icha membayar taksi. Bapak taksi terlihat sangat aneh seperti mbak kasir di mimimarket yang tadi.
happy: icha ayok buruan

Icha: iya. Makasih pak

Mereka berjalanan menuju pintu kamar dan tiba-tiba mereka kaget ketika melihat temen-temennya ada dikamar mereka.

Icha: rivo andik wahyu? Ngapain kesini? Udah malem tau

Rivo: ehmm gua takut di kosan. Rasanya aneh

Icha: lu andik? Takut juga?

Andik: gak sih Cuma ngikutin si rivo ama si wahyu doang

Wahyu: eh cha kita-kita tidur disini ya?

Icha: ha tidur disini? Gia lu ya?

Happy: udah tidur aja disini tapi kamarnya bukan disini tapi disebelah.

Rivo: disebelah?

Happy: iya disebelah, disebelah itu kamar gua. Muat kok untuk kalian bertiga

Wahyu: ya udah deh gak papa

Mereka tidur disebelah dngan hati yang gembira, karena mereka kesini Cuma iseng-iseng doang. Males dikosan gak seru.

Icha: happy makanan kesukaan gua mana?

Happy: nih. Gua ganti baju dulu yah

Icha:sipp...gua kesebelah ah, mau main sabil ngasih nih makanan.

Tok tok tok.

Icha: kalian di dalem kan? Bukaiin pintu dong

Mereka di dalam lagi nonton yang enggak-enggak makanya mereka lama buka pintunya biasa cowok kan suka nonton yang begituan.

Rivo: iya benatar, ngapain kesini?

Icha: gua bawaiin snack nih buat kalian

Andik: wahh enak tu bagi dong

Di tengah pembicaraan kami tiba-tiba happy datang marah-marah karena diringgalin ama si icha. Happy orangnya penkut sih.

Happy: ichaaaaa.. kok lu tinggalin gua sih. Jahat lu

Icha: sorrry kelupaan gua

Wahyu: apaan sih happy? Lebay lu

Andik: iya lebay itu aja takut

Icha: udah jangan ngebully dia kenapa?

Wahyu: eh tadi kalainliat gak waktu kita di kampus tadi gua ngerasa aneh deket-deket sma si dimas tadi. Terus wajahnya juga pucat

Rivo: dimas? Dimas yang mana sih?

Andik: ya ampun begoknya? Dimas yang tadi dikampus itu vooo

Rivo:oh dimas itu. Iya sih dia kelihatna aneh sih sebenarnya. Mungkin dia lagi skit kali ya

Icha: gak kok biasa-biasa aja

Lama-lama ada yang ketok-ketok pintu kan. Kami dedalam kamar tersebut kaget. Andik kami suruh untuk membuka pintu tersebut dan ternyata si rizki yang dateng.

Rizki: hai teman-teman, kalain lagi apa?

Andik: sialan lu! Kita pikir siapa

Rizki:hehe... ini gua bawain makanan buat kalian.

Icha:wah enak tu bagi dong.

Happy: cha udha malem. Tidur yok

Icha: oke! Guys gua tidur dulu yak

All:oke good night ya

Rizki: kan gua baru nyampe kok malah tidur sih

Icha dan happy sudah tidur tinggal para cowok. Mereka nanyaiin rizki kenapa kesini?

Rivo: ngomong-ngomong lu ngapain kesini?

Rizki:dikosan gua ngerasa ada yang aneh bro.. iii

Andik:aneh gimana maksud lo?

Rizki: gak tau yang penting gua ngerasa merinding aja

Wahyu: tadi gua dikosan juga ngerasa merinding bro

Hari sudah semakin gelap mereka semua merasa capek dan lelah dan saatnya untuk tidur. Mereka semua tertidur dengan lelap. Di pagi hari mereka semua terbangun dengna perut yang lapar. Hanya icha sendiri yang terbangun. Icha menyiapakan sarapan pagi untuk semua teman-temannya.

Icha: happy bangun... udah mau siang nih. Basuh muka cuci mulutnya oke kita sarapan.

Happy: ehmm.. iya iya bawel deh.

Ketika happy bangun happy tidak sadar kalau ada seseorang duduk disebelahnya. Ketika dia melihat kesebelah dia tidak melihat apa-apa. Happy merasa takut dan lari ke kamar mandi.

Para laki-laki kelaur dari kamar, dengna wajha lembam.

Rivo: morning semua... hari ini kita sarapan apa?

Icha: hari ini kita Cuma makan  nasi goreng aja oke!

Andik: wahh enaknya. Ini bautan lu sendiri?

Wahyu: ya iyalah masak emaknya yang bikinin kan gak mungkin

Happy datang dengan wajah takut dan pucat.

Icha: happy lu kenapa? Kok lari lari?

Rizki: happy lu liat sesuatu ya?

Happy: gak papa kok

Icha: udah udah mendingan sarapn yok. Bentar lagi mau masuk kelas nih

Mereka sarapan dengan lahap. Hari sudah menunjukkan pukul 8.30 pagi. Saatnya mereka pergi ke kampus untuk melanjutkan pembelajaran.

rizki: makasih ya sarapnnya

Icha: ya sama-sama

Rizki: enak dari biasanya

Happy: udah yok saatnya kita pergi?

Icha: stop! Kalian udah pada mandi?

Happy: udah

rizki: hehe udah

Andik & wahyu: belom

Wahyu: tapi udah basuh muka sama cucui mulut kok

Icha: lu?

Andik: udah smaa kaya wahyu kok

Rizki: udah ayok pergi

Mereka pergi kekampus dengan hati yang senang. Ketika kekampus rivo berpikir kalau dia membuat rencana. Rencana yang agak misterius. Dia merencanakan untuk pergi ke sebuah rumah yang terkenal dengan angkernya. Yaitu ruamah darmo.

Rivo: stop semua!

Andik: kenapa?

Rivo: gua ada ide

Icha: ide apa?

Rivo: gimana kalau kita kerumah angker aja seperti rumah darmo

Icha: lu bego ya? Kita ini mau cari informasi tentang kematian si felix bukan mau cari hantu begokkk

Rivo: gitu ya?

Happy:iyaaaaa

Diperjalanan mereka sampai di kampus,ketika memasuki kampus mereka merasa aneh di dalam kelas tersebut icha merasa aneh dengan salah satu murid cowok yg terasa familiar bagi icha. Cowok itu terlihat sangat pucat dan ketakutan.

Rivo: icha kok bengong?

Icha: ha?

Rivo: duduk sini

Icha: ha i..iya

Icha merasa aneh ketika melihat cowok tersebut, ketika dia melihat kebelakang  laki-laki itu membalasnya dengan tatapan yang tajam dan misterius.

Siswa lain: ehhh... gua baru tau kalau si felix itu matinya di kelas yang terkunci dibelakang. Dan katanya lagi dia mati karena dibunuh orang.

Siswa lain: ha masa iya?

Siswa lain: informasinya gak pasti juga sih yang bener yang mana

Katika mendengar informasi yang mungkin bisa terjadi icha langsung pergi bertemu teman-temann lain setelah jam pulang. 20 menit setelah itu pelajaran sudah dibubarkan teman yang lainnya berari keluar dan pergi makan siang di tempat biasa. Ketika icha melaihat ke arah belakang seklai lagi cowok itu tiba-tiba hilang entah kemana? Padahal pintu belakang tidak ada? Lewat mana dia keluar?

Icha berlari kelaur ke taan tempat biasa teman-temannya makan siang disana. Icha berlar dengan rasa penasaran dan bahagia ketika mendengar informasi dari siswa lainnya.

Icha: teman-teman... gua,.. gua dapat informasi tentang si felix.

Rivo: (tersedak) ha?

Icha: iya.. siswa lain bilang kalau dia dibunuh sama siswa lainnya. Dan katanya mayatnya ada di kelas yang terkunci itu.

Wahyu: beneran?

Icha: iya.. bagi minum dong

Wahyu: kalau gitu kita tinggal pergi kesana dan lakukan sesuatu

Rivo: oke nanti malam kita  kesni oke!

Happy: kesini? Ihh nyeremin

Andik: udah santai aja

Icha: oke nantik jam 7.30 kita udah disini ya

Mereka merasa senang ketika sudah mendengar informasi seperti itu. Mereka pulang dan mandi karena mereka ingin mencari informasi yang lebih dalam lagi tentang si felix misterius ini. Hari sudh menunjukkan pukul 7.25 saatnya mereka pergi ke kampus.

Happy: icha .. gua gak ikut ya?

Icha: ya udah gak papa.. nantik lu dirumah didatengin arwah si felix lo

Happy: ha? Gak mau ah.. mendingan gua pergi daripada ditemenin sama sih hantu.. ihh nyeremin.

Dikosan cowok.

Rivo: semuanya udah siap kan?

Rizki: siap dong.

Andik: kita kesana gak bawak apa-apa?

Wahyu: udah kita bawak senter sama bawak jelangkung atau apalah gitu. Oke

Rizki: oke siiipp

Mereka berangkat dar kosan masing-masing. Setelah tiba di kampus mereka semua merasa merinding dan ketakutan dengan apa yang akan terjadi setelah ini.

Icha: siap semua?

All: siap!

Mereka masuk dan mencari kelas kosong tersebut. Kelas kosong tersebut ng terdapat dibelakang kelas mereka. Kelas mereka dan kelas yang kosong tersebut sangar berdekatan.

Andik: ehh.. tu deh kayaknya kelas yang kosong itu.

Icha: iya ndik mendingan lu aja yang duluan deh buka pintunya

Rizki: ayok ndik buruan nantik ke buru jam 12 malem lagi.

Andik: iya.. sabar kek.

Andik membuka pintu kelas tesebut. Kelas tersebut benar-benar terlihat angker dan misterius. Kelas tersebut sudah lama tidak dibuka karena kejadian felix tersebut.

Icha: ayok buruan masuk

Happy: ihh angker banget

Wahyu: ada kontak lampu gak disni?

Rivo: bentar biar gua cari ya

Rivo mencari kontak lampu tersebut. Dan tiba-tiba kontak tersebut tidak bisa menyala. Karena mungkin aliran lampu tersebut sudah diputuskan.

Rivo: gak bisa bung

Rizki: ya udah gak usah kan ada senter ini

Icha: jadi apa yang harus kita lakukan?

Wahyu: gimana kalau kita main jelangkung atua charlie-charlie?

Icha: ehmm.. mendingan gak usah deh.

Wahyu: kenpa?

Icha: nantik hantu disini pada kesini semua lagi...

Happy: iya gak usah lagi

Rizki: ya udah kita tunggu aja dia disni mana tau dia muncul hari ini

Icha: ya udah kita tunggu aja, kalau dia gak keluar juga kita main jelangking atau apalah itu. Setuju

All: setuju!

Mereka menunggu sekita 20 menit di dalam kelas tersebut. Dan tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh dengan tiba-tiba. Ketika disenet hanya vas bunga yang terjatuh karena tikus. Setelah itu salah satu foto terjatuh dengan tiba-tiba seperti seseorang yang sedang menjatuhkannya. Ketika wahyu melihat foto tersebut ternyata foto tersebut adalah felix. Dan datang bayangna hitam di belakang wahyu dengan tiba-tiba. Wahyu langsung melihat kebelakang ternyata tidak ada apa-apa.

Icha: kayaknya kita harus lakukan sesuatu.

Rivo: apa?

Rizki: udha main jelangkung aja.

Ketika rizki menyebut jelangkung tiba-tiba happy seperti dak sadarkan diri. Happy seperti dirasuki sesuatu. Mata happy yang begitu menyeramkan membuat mereka ketakutan.

Didalam rasukan happy

Felix dulu pernah menjadi sahabat wahyu dan teman-temannya. Felix sangat dekat dengan dimas, ketika ada masalah rizki bilang apa pun sama felix begitu juga sebaliknya. Tetapi konflik muncul di antara mereka. dimas merasa curiga terhadap felix karena felix dituduh mencuri barang yang paling berharga bagi diamas yaitu gelang pemberian dari ibunya.

dimas: eh felix lu tau gak dimana gelang gua?

Felix: gak, emang lu taroknya dimana?

Tiba-tiba datang lah wahyu dan teman-temannya.

Wahyu: kenapa?

Rivo: kalian lagi cari sesuatu ya?

dimas iya gelang pemberian dari ibu gua hilang

Andik: gelang yang berhaga itu ya?

Rizki: iyaaa..

Ketika rivo memeriksa tas felix, ketemulah gelang tersebut. Felix terkejut ketika melihat glang itu ada di dalam tasnya.

dimas: kok gelang itu ada didalam tas lo?

Felix: ha? Bukan..bukan gua yang nyuri nya riz

Rivo: udah lu ngaku aja, kan udah ada buktinya

Wahyu: maling mana ada yang ngaku

Dimas: gua kecewa sama lu lix... lukan tau itu berharga banget bagi gua dan gelang itu juga amanah bagi gua lix. Tapi lu..lu tega mencurinya lix

Kemarahan dimas menggejolak. dimas mendorong felix sampai felix terjatu dan memukul wajah felix. Karena kesalnya si andik memukul kepala felix dengan sebauh besi dibelakang kepala felix dan felix jatuh pingsan tidak sadarkan diri. Mereka bingung harus berbuat apa. Karena hal sepele dan dendam terhadap si felix, mereka melakukan hal yang sekejam itu.

Dan akhirnya happy sadar.

Icha: happy lu nggak kenapa-kenapakan?

Rivo: happy?

Andik: happy?

Happy: ha? Iya?

Icha: kamu kenapa?

Happy: gua tau penyebab kematian felix itu apa?

Wahyu dan temannya merasa gelisah ketika mendengar kata-kata happy.

Icha: apa?

Happy: wahyu,rivo sama andik mereka yang mendorong diamas dan memukul diamas pakai besi.

Andik: apaan sih?

Tiba-tiba felix datang dan naymperin kai semua.

Andik: ff..felix lu kan udah mati?

Felix: iya gua mati gara-gara eloooo

Wahyu: iya kami tau, kami minta maaf sama apa yang kami lakukan.

Felix: gak gua gak mau maafin kalian!

Felix mencekik leher andik dengan tiba-tiba

Icha: stopp jangan lakukan itu oke. tapi lix, lu gak boleh gitu, lu mau tennagkan di alam sana? Kalau iya maafin mereka dong biar lo tenang di alam sana

Wahyu: iya maafin gua ya lix

Andik: iya gua juga ya gua minta maaf yang sedalm-dalamnya

Rivo: gua juga

Felix: oke gua maafin kalian. Tapi ingat gua masih tetap akan ada dimanapun kalian berada

Rivo: iya gak papa

Felix memaafkan mereka semua dan felix pergi dengan tenang dan bahagia.

Icha: semua misi kita udah selesai mari kita pulang

All: siip

Mereka pulang tanpa bebad di pundak mereka, mereka merasa lega dengan perbuatan mereka sudah dimaafkan oleh si felix

Icha & happy: bye

Rivo CS: daaaa..

 

 

Sri chairaini (icha): baik,perhatian dan sedikit pemberani

Happy:penakut dan baik

Wahyu: baik, dan nakal

Rivo: pembingung dan cepalas ceplos

Oktavirandi: orang yang tidak acuh tetapi baik

Rizki satria (dimas): baik dan sok pintar

Felix: baik dan pengertian

maaf jika dialog ini masih sangat pemula. jika ada kesalahan mohon krtikannya agar saya bisa lebih berlatih menulis cerita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar