ANGKA 13
Dahulu
ada seorang mahasiswa yang lahirnya pada tanggal 13,dia anaknya misterius dia
suka sendiri dan tidak ingin bergaul dengan siapa pun. Kata temen SMA nya dulu
dia gak pernah seperti ini suka parno dan selalulu ngomong hal-hal yang aneh,
dan biasanya dia bisa liat sesuatu yang ghaib. Namanya felix. Dia mati secara
misterius. Banyak yang bilang kalau dia bunuh diri. Tetapi hal itu tidak
mungkin karena tidak ada bekas dilehernya, mungkin setelah dibunuh dia
digantungin di atas kampus kita ini. Dan pada tanggal 13 dia juga meninggal di
ahri ulang tahunnya.
Icha: eh guys, kalian penasaran gak sama apa yang
diceritaiin sama anak-anak dikelas tadi?
Happy: emang apa yang mereka ceritaiin?
Wahyu: yaelah eluu, mereka bilang dulu dikelas ini ada
seoran mahasiswa yang misterius dan matinya juga misterius. Jadi kita disini mau
ngebutiin gimana meninggalnya dia.
Andik: haha... begognya gak usah kali dicari
dimana-mana tanya aja sama yang kenal sama dia.
Icha: oke pertama kita cari oran gyang dulunya jadi
sahabat dia.
Rivo&rizki: emang kita carinya diaman cobak?
Icha:udha kita tanya aja sama senior disini
Mereka mencari senior yang kenal banget sama gabriela.
Mereka keliing kesana kemari bertanya kepada semua orang. Mereka hanya menjawab
mereka tidak tahu apa-apa dengan ekspresi yang takut. Tetapi, ada seorang
laki-laki yang dulu pernah jadi sahabatnya nyampirin kami.
Dimas: hei kalian, kalau boleh tahu kalian lagi cari
informasi tentang gabriela ya?
Happy: iya kak. Kakak siapa ya?
Dimas: ya udah ikut gua ke taman yok.
Mereka mengikuti dimas, dengan wajah penasaran.
Icha: jadi, kakak ini pernah jad temen dekatnya si
gabriela itu ya kak?
Dimas: iya
wahyu: kalau boleh tau dia orangnya seperti apa sih
kak?
Diamas: daia adalah orang yang periang,tidak pernah
marah,sayang sama semua orang dan juga pintar.
Icha; jadi, kalau boleh tau juga nih kak, si gabriela
itu meninggalnya karena apa sih kak?
Dimas: setelah dia lulus dari SMA dia bertingkah laku
aneh, dia seperti suka parnoan,teriak-teriak pokoknya gitu deh.
Wahyu: terus matinya kenapa kak?
Dimas: kalau itu saya nggak tau, coba kalian cari tau
sendir aja ya.
Dimas berlari dengan ketakutan. Mereka heran dengan
dimas kenapa dia langsung lari dengan cepat.
Happy: ya udah kita pulang aja dulu yok soalnya udah
mau sore nih.
Mereka pulang kerumah masing-masing. Happy dan icha
satu kosan sedangkan yang juga dikosan. Kosan kami tidak jauh hanya dekat
dengan kampus. Ketika happy dan icha memasuki kamar kosnya dia merasa aneh,
karena ada sesuatu yang melintas dibelakang mereka.
Icha: eh, lu liat sesuatu gak?
Happy: apaan sih cha. Udah ah gak usah parnoan gitu
kenapa?
Icha: hari ni kit makan apaan?
Happy: ehmm, mendingan kita supermaket aja
Icha: ke supermakrket? Ehmm pergi gak ya?
Happy: udah ayok pergi
Mereka pergi ke supermarket membeli beberapa makanan
untuk mereka makan. Di tengah perjalanan mereka merasakan sesuatu yang aneh.
Seperti ada seseoran yang mengikuti mereka. Mereka berjalan dengan hati yang
gelisah. Mereka sangat ketakutan dan berlari sampai di minimarket.
Icha:eh lu tadi waktu kita kesini lu merasa aneh gak?
Happy: iya gua..nge..ngerasa kayak ada seseorang yang
ngikutin kita dari belakang. Ihhh aneh rasanya.
Icha: udahlah jangan terlalu dipikirin. Mendingan kita
beli makanan yang aja untuk makan nantik malam sama besok.
Mereka memimilih makanan di mimimarket tersebut,meeka
membayarnya.
Happy: berapa mbak?
Mbak: (dengan wajah aneh dan pucat) rp 125.000 mbak
Happy: m..makasih ya mbak
Icha yang menunggu di luar seprti ketakutan tidak tahu
kenapa. Mungkin dia meliha sesuatu lagi.
Happy: eh cha, lu kenapa?
Icha: ha? Eng..enggak kok gua nggak kenapa-kenapa.
Mendingan kita pergi aja yok.
Mereka berlari lalu memmanggil taksi. Di dalam taksi
mereka bertiga hanya diam. Sekitar 15 menit mereka sampai ke kosan mereka.icha
membayar taksi. Bapak taksi terlihat sangat aneh seperti mbak kasir di
mimimarket yang tadi.
happy: icha ayok buruan
Icha: iya. Makasih pak
Mereka berjalanan menuju pintu kamar dan tiba-tiba
mereka kaget ketika melihat temen-temennya ada dikamar mereka.
Icha: rivo andik wahyu? Ngapain kesini? Udah malem tau
Rivo: ehmm gua takut di kosan. Rasanya aneh
Icha: lu andik? Takut juga?
Andik: gak sih Cuma ngikutin si rivo ama si wahyu
doang
Wahyu: eh cha kita-kita tidur disini ya?
Icha: ha tidur disini? Gia lu ya?
Happy: udah tidur aja disini tapi kamarnya bukan
disini tapi disebelah.
Rivo: disebelah?
Happy: iya disebelah, disebelah itu kamar gua. Muat
kok untuk kalian bertiga
Wahyu: ya udah deh gak papa
Mereka tidur disebelah dngan hati yang gembira, karena
mereka kesini Cuma iseng-iseng doang. Males dikosan gak seru.
Icha: happy makanan kesukaan gua mana?
Happy: nih. Gua ganti baju dulu yah
Icha:sipp...gua kesebelah ah, mau main sabil ngasih
nih makanan.
Tok tok tok.
Icha: kalian di dalem kan? Bukaiin pintu dong
Mereka di dalam lagi nonton yang enggak-enggak makanya
mereka lama buka pintunya biasa cowok kan suka nonton yang begituan.
Rivo: iya benatar, ngapain kesini?
Icha: gua bawaiin snack nih buat kalian
Andik: wahh enak tu bagi dong
Di tengah pembicaraan kami tiba-tiba happy datang
marah-marah karena diringgalin ama si icha. Happy orangnya penkut sih.
Happy: ichaaaaa.. kok lu tinggalin gua sih. Jahat lu
Icha: sorrry kelupaan gua
Wahyu: apaan sih happy? Lebay lu
Andik: iya lebay itu aja takut
Icha: udah jangan ngebully dia kenapa?
Wahyu: eh tadi kalainliat gak waktu kita di kampus
tadi gua ngerasa aneh deket-deket sma si dimas tadi. Terus wajahnya juga pucat
Rivo: dimas? Dimas yang mana sih?
Andik: ya ampun begoknya? Dimas yang tadi dikampus itu
vooo
Rivo:oh dimas itu. Iya sih dia kelihatna aneh sih
sebenarnya. Mungkin dia lagi skit kali ya
Icha: gak kok biasa-biasa aja
Lama-lama ada yang ketok-ketok pintu kan. Kami dedalam
kamar tersebut kaget. Andik kami suruh untuk membuka pintu tersebut dan ternyata
si rizki yang dateng.
Rizki: hai teman-teman, kalain lagi apa?
Andik: sialan lu! Kita pikir siapa
Rizki:hehe... ini gua bawain makanan buat kalian.
Icha:wah enak tu bagi dong.
Happy: cha udha malem. Tidur yok
Icha: oke! Guys gua tidur dulu yak
All:oke good night ya
Rizki: kan gua baru nyampe kok malah tidur sih
Icha dan happy sudah tidur tinggal para cowok. Mereka
nanyaiin rizki kenapa kesini?
Rivo: ngomong-ngomong lu ngapain kesini?
Rizki:dikosan gua ngerasa ada yang aneh bro.. iii
Andik:aneh gimana maksud lo?
Rizki: gak tau yang penting gua ngerasa merinding aja
Wahyu: tadi gua dikosan juga ngerasa merinding bro
Hari sudah semakin gelap mereka semua merasa capek dan
lelah dan saatnya untuk tidur. Mereka semua tertidur dengan lelap. Di pagi hari
mereka semua terbangun dengna perut yang lapar. Hanya icha sendiri yang
terbangun. Icha menyiapakan sarapan pagi untuk semua teman-temannya.
Icha: happy bangun... udah mau siang nih. Basuh muka
cuci mulutnya oke kita sarapan.
Happy: ehmm.. iya iya bawel deh.
Ketika happy bangun happy tidak sadar kalau ada
seseorang duduk disebelahnya. Ketika dia melihat kesebelah dia tidak melihat
apa-apa. Happy merasa takut dan lari ke kamar mandi.
Para laki-laki kelaur dari kamar, dengna wajha lembam.
Rivo: morning semua... hari ini kita sarapan apa?
Icha: hari ini kita Cuma makan nasi goreng aja oke!
Andik: wahh enaknya. Ini bautan lu sendiri?
Wahyu: ya iyalah masak emaknya yang bikinin kan gak
mungkin
Happy datang dengan wajah takut dan pucat.
Icha: happy lu kenapa? Kok lari lari?
Rizki: happy lu liat sesuatu ya?
Happy: gak papa kok
Icha: udah udah mendingan sarapn yok. Bentar lagi mau
masuk kelas nih
Mereka sarapan dengan lahap. Hari sudah menunjukkan
pukul 8.30 pagi. Saatnya mereka pergi ke kampus untuk melanjutkan pembelajaran.
rizki: makasih ya sarapnnya
Icha: ya sama-sama
Rizki: enak dari biasanya
Happy: udah yok saatnya kita pergi?
Icha: stop! Kalian udah pada mandi?
Happy: udah
rizki: hehe udah
Andik & wahyu: belom
Wahyu: tapi udah basuh muka sama cucui mulut kok
Icha: lu?
Andik: udah smaa kaya wahyu kok
Rizki: udah ayok pergi
Mereka pergi kekampus dengan hati yang senang. Ketika
kekampus rivo berpikir kalau dia membuat rencana. Rencana yang agak misterius.
Dia merencanakan untuk pergi ke sebuah rumah yang terkenal dengan angkernya.
Yaitu ruamah darmo.
Rivo: stop semua!
Andik: kenapa?
Rivo: gua ada ide
Icha: ide apa?
Rivo: gimana kalau kita kerumah angker aja seperti rumah
darmo
Icha: lu bego ya? Kita ini mau cari informasi tentang
kematian si felix bukan mau cari hantu begokkk
Rivo: gitu ya?
Happy:iyaaaaa
Diperjalanan mereka sampai di kampus,ketika memasuki
kampus mereka merasa aneh di dalam kelas tersebut icha merasa aneh dengan salah
satu murid cowok yg terasa familiar bagi icha. Cowok itu terlihat sangat pucat
dan ketakutan.
Rivo: icha kok bengong?
Icha: ha?
Rivo: duduk sini
Icha: ha i..iya
Icha merasa aneh ketika melihat cowok tersebut, ketika
dia melihat kebelakang laki-laki itu
membalasnya dengan tatapan yang tajam dan misterius.
Siswa lain: ehhh... gua baru tau kalau si felix itu
matinya di kelas yang terkunci dibelakang. Dan katanya lagi dia mati karena
dibunuh orang.
Siswa lain: ha masa iya?
Siswa lain: informasinya gak pasti juga sih yang bener
yang mana
Katika mendengar informasi yang mungkin bisa terjadi
icha langsung pergi bertemu teman-temann lain setelah jam pulang. 20 menit
setelah itu pelajaran sudah dibubarkan teman yang lainnya berari keluar dan
pergi makan siang di tempat biasa. Ketika icha melaihat ke arah belakang seklai
lagi cowok itu tiba-tiba hilang entah kemana? Padahal pintu belakang tidak ada?
Lewat mana dia keluar?
Icha berlari kelaur ke taan tempat biasa
teman-temannya makan siang disana. Icha berlar dengan rasa penasaran dan
bahagia ketika mendengar informasi dari siswa lainnya.
Icha: teman-teman... gua,.. gua dapat informasi
tentang si felix.
Rivo: (tersedak) ha?
Icha: iya.. siswa lain bilang kalau dia dibunuh sama
siswa lainnya. Dan katanya mayatnya ada di kelas yang terkunci itu.
Wahyu: beneran?
Icha: iya.. bagi minum dong
Wahyu: kalau gitu kita tinggal pergi kesana dan
lakukan sesuatu
Rivo: oke nanti malam kita kesni oke!
Happy: kesini? Ihh nyeremin
Andik: udah santai aja
Icha: oke nantik jam 7.30 kita udah disini ya
Mereka merasa senang ketika sudah mendengar informasi
seperti itu. Mereka pulang dan mandi karena mereka ingin mencari informasi yang
lebih dalam lagi tentang si felix misterius ini. Hari sudh menunjukkan pukul
7.25 saatnya mereka pergi ke kampus.
Happy: icha .. gua gak ikut ya?
Icha: ya udah gak papa.. nantik lu dirumah didatengin
arwah si felix lo
Happy: ha? Gak mau ah.. mendingan gua pergi daripada
ditemenin sama sih hantu.. ihh nyeremin.
Dikosan cowok.
Rivo: semuanya udah siap kan?
Rizki: siap dong.
Andik: kita kesana gak bawak apa-apa?
Wahyu: udah kita bawak senter sama bawak jelangkung
atau apalah gitu. Oke
Rizki: oke siiipp
Mereka berangkat dar kosan masing-masing. Setelah tiba
di kampus mereka semua merasa merinding dan ketakutan dengan apa yang akan
terjadi setelah ini.
Icha: siap semua?
All: siap!
Mereka masuk dan mencari kelas kosong tersebut. Kelas
kosong tersebut ng terdapat dibelakang kelas mereka. Kelas mereka dan kelas
yang kosong tersebut sangar berdekatan.
Andik: ehh.. tu deh kayaknya kelas yang kosong itu.
Icha: iya ndik mendingan lu aja yang duluan deh buka
pintunya
Rizki: ayok ndik buruan nantik ke buru jam 12 malem
lagi.
Andik: iya.. sabar kek.
Andik membuka pintu kelas tesebut. Kelas tersebut
benar-benar terlihat angker dan misterius. Kelas tersebut sudah lama tidak
dibuka karena kejadian felix tersebut.
Icha: ayok buruan masuk
Happy: ihh angker banget
Wahyu: ada kontak lampu gak disni?
Rivo: bentar biar gua cari ya
Rivo mencari kontak lampu tersebut. Dan tiba-tiba
kontak tersebut tidak bisa menyala. Karena mungkin aliran lampu tersebut sudah
diputuskan.
Rivo: gak bisa bung
Rizki: ya udah gak usah kan ada senter ini
Icha: jadi apa yang harus kita lakukan?
Wahyu: gimana kalau kita main jelangkung atua
charlie-charlie?
Icha: ehmm.. mendingan gak usah deh.
Wahyu: kenpa?
Icha: nantik hantu disini pada kesini semua lagi...
Happy: iya gak usah lagi
Rizki: ya udah kita tunggu aja dia disni mana tau dia
muncul hari ini
Icha: ya udah kita tunggu aja, kalau dia gak keluar
juga kita main jelangking atau apalah itu. Setuju
All: setuju!
Mereka menunggu sekita 20 menit di dalam kelas
tersebut. Dan tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh dengan tiba-tiba. Ketika disenet
hanya vas bunga yang terjatuh karena tikus. Setelah itu salah satu foto
terjatuh dengan tiba-tiba seperti seseorang yang sedang menjatuhkannya. Ketika
wahyu melihat foto tersebut ternyata foto tersebut adalah felix. Dan datang
bayangna hitam di belakang wahyu dengan tiba-tiba. Wahyu langsung melihat
kebelakang ternyata tidak ada apa-apa.
Icha: kayaknya kita harus lakukan sesuatu.
Rivo: apa?
Rizki: udha main jelangkung aja.
Ketika rizki menyebut jelangkung tiba-tiba happy
seperti dak sadarkan diri. Happy seperti dirasuki sesuatu. Mata happy yang
begitu menyeramkan membuat mereka ketakutan.
Didalam rasukan happy
Felix dulu pernah menjadi sahabat wahyu dan
teman-temannya. Felix sangat dekat dengan dimas, ketika ada masalah rizki
bilang apa pun sama felix begitu juga sebaliknya. Tetapi konflik muncul di
antara mereka. dimas merasa curiga terhadap felix karena felix dituduh mencuri
barang yang paling berharga bagi diamas yaitu gelang pemberian dari ibunya.
dimas: eh felix lu tau gak dimana gelang gua?
Felix: gak, emang lu taroknya dimana?
Tiba-tiba datang lah wahyu dan teman-temannya.
Wahyu: kenapa?
Rivo: kalian lagi cari sesuatu ya?
dimas iya gelang pemberian dari ibu gua hilang
Andik: gelang yang berhaga itu ya?
Rizki: iyaaa..
Ketika rivo memeriksa tas felix, ketemulah gelang
tersebut. Felix terkejut ketika melihat glang itu ada di dalam tasnya.
dimas: kok gelang itu ada didalam tas lo?
Felix: ha? Bukan..bukan gua yang nyuri nya riz
Rivo: udah lu ngaku aja, kan udah ada buktinya
Wahyu: maling mana ada yang ngaku
Dimas: gua kecewa sama lu lix... lukan tau itu
berharga banget bagi gua dan gelang itu juga amanah bagi gua lix. Tapi lu..lu
tega mencurinya lix
Kemarahan dimas menggejolak. dimas mendorong felix
sampai felix terjatu dan memukul wajah felix. Karena kesalnya si andik memukul
kepala felix dengan sebauh besi dibelakang kepala felix dan felix jatuh pingsan
tidak sadarkan diri. Mereka bingung harus berbuat apa. Karena hal sepele dan
dendam terhadap si felix, mereka melakukan hal yang sekejam itu.
Dan akhirnya happy sadar.
Icha: happy lu nggak kenapa-kenapakan?
Rivo: happy?
Andik: happy?
Happy: ha? Iya?
Icha: kamu kenapa?
Happy: gua tau penyebab kematian felix itu apa?
Wahyu dan temannya merasa gelisah ketika mendengar
kata-kata happy.
Icha: apa?
Happy: wahyu,rivo sama andik mereka yang mendorong
diamas dan memukul diamas pakai besi.
Andik: apaan sih?
Tiba-tiba felix datang dan naymperin kai semua.
Andik: ff..felix lu kan udah mati?
Felix: iya gua mati gara-gara eloooo
Wahyu: iya kami tau, kami minta maaf sama apa yang
kami lakukan.
Felix: gak gua gak mau maafin kalian!
Felix mencekik leher andik dengan tiba-tiba
Icha: stopp jangan lakukan itu oke. tapi lix, lu gak
boleh gitu, lu mau tennagkan di alam sana? Kalau iya maafin mereka dong biar lo
tenang di alam sana
Wahyu: iya maafin gua ya lix
Andik: iya gua juga ya gua minta maaf yang
sedalm-dalamnya
Rivo: gua juga
Felix: oke gua maafin kalian. Tapi ingat gua masih
tetap akan ada dimanapun kalian berada
Rivo: iya gak papa
Felix memaafkan mereka semua dan felix pergi dengan
tenang dan bahagia.
Icha: semua misi kita udah selesai mari kita pulang
All: siip
Mereka pulang tanpa bebad di pundak mereka, mereka
merasa lega dengan perbuatan mereka sudah dimaafkan oleh si felix
Icha & happy: bye
Rivo CS: daaaa..
Sri chairaini (icha): baik,perhatian dan sedikit
pemberani
Happy:penakut dan baik
Wahyu: baik, dan nakal
Rivo: pembingung dan cepalas ceplos
Oktavirandi: orang yang tidak acuh tetapi baik
Rizki satria (dimas): baik dan sok pintar
Felix: baik dan pengertian